Mengenal Alat Pendeteksi Tsunami Canggih Masa Kini

Mengenal Alat Pendeteksi Tsunami Canggih Masa Kini! –  Tsunami merupakan bencana besar yang mengiringi gempa bumi. Tsunami seringkali terjadi di berbagai negara, termasuk Indonesia. Namun, Dengan adanya perkembangan teknologi yang pesat, tsunami kini dapat diprediksi kehadirannya dengan sebuah alat yang akurat untuk mendeteksi tsunami.

Alat pendeteksi tsunami
Alat pendeteksi tsunami

Alat pendeteksi tsunami tersebut sering disebut dengan nama Tsunami Early Warning System (TEWS). Sedangkan untuk alatnya sendiri diberi nama buoy tsunami. Setiap negara yang rentan dilanda tsunami, termasuk Indonesia wajib memiliki alat tersebut agar pendeteksian tsunami dapat dilakukan. Pada mulanya, alat buoy  ini dipasang untuk aktivitas bongkar muat kapal laut. Namun sekarang, alat ini telah dialih fungsikan untuk mengamati terjadinya gelombang pasang dan tsunami yang mungkin terjadi di kawasan wilayah yang rentan terjadi tsunami tersebut. . Jika Anda ingin mengetahui informasi terlengkapnya Anda bisa simak di situs tutorial blog terlengkap.

Pada awalnya, pendeteksian tsunami dilakukan oleh alat pendeteksi tsunami yang diberi nama Ocean Bottom Unit atau OBU yang diletakkan di dasar laut. Cara kerja alat ini adalah dengan secara langsung OBU atau Ocean Bottom Unit akan mengirim data melalui underwater acoustic modem ke buoy tsunami yang terpasang di permukaan laut. Kemudian, buoy tsunami mengirim data tersebut melalui satelit ke pusat pemantau tsunami Read Down Station (RDS).

Alat pendeteksi tsunami yang diberi nama Buoy ini bekerja berdasarkan gelombang tsunami air laut yang dideteksi oleh sensor yang ditempatkan di OBU atau Ocean Bottom Unit. Buoy ini dapat mengirimkan peringatan tsunami selang 10 menit setelah terjadinya gempa. Pada saat itulah masyarakat akan dipandu menuju tempat yang lebih tinggi agar bisa terhindar dari bencana tsunami yang melanda.

Baca juga : http://bloggerhook.com/aplikasi-wajib-android/

Itulah sekilas gambaran tentang alat pendeteksi tsunami yang diberi nama buoy. Di Indonesia alat ini telah terjadi kerusakan sehingga sangat sulit untuk mendeteksi tsunami yang akan terjadi. Sehingga harus meminjam alat pendeteksi tsunami dari negara lain. Namun, diharapkan alat tersebut segera ada penggantinya agar tsunami bisa tetap terdeteksi. Sehingga tidak akan memakan banyak korban jiwa.