Rekayasa Genetika, Teknologi Tepat Guna Bagi Tumbuhan!

Rekayasa Genetika, Teknologi Tepat Guna Bagi Tumbuhan! Akhir-akhir ini marak terjadi perdebatan mengenai rekayasa genetika. Hal ini terjadi karena rekayasa yang dilakukan pada manusia, lebih tepatnya pada seorang bayi yang diklaim dapat tahan terhadap penyakit virus HIV. Dari segi kesehatan memang baik, karena teknologi ini menunjang  kesehatan manusia di masa mendatang. Namun pro dan kontra ilmuwan masih menimbulkan perdebatan. Hal yang dikhawatirkan adalah perubahan Deoxyribonucleic Acid (DNA) yang dapat membahayakan manusia di masa mendatang.

Rekayasa genetika
Rekayasa genetika

Rekayasa genetika di dunia pertanian bukanlah hal yang baru. Banyak rekayasa yang sangat berguna bagi dunia pertanian. Rekayasa ini digunakan untuk membuat jenis tanaman yang sama dalam segi kualitas maupun kuantitas. Misalnya dalam hal rasa pada kelapa kopyor. Kelapa kopyor merupakan jenis kelapa yang langka dan sulit untuk dibudidayakan. Akan sangat sulit mendapatkan pertumbuhan kopyor yang seragam atau homogen dengan kualitas rasa yang sama, oleh karena itu maka diterapkanlah kultur jaringan bagi tanaman kopyor. Ketahui situs tutorial blog lengkap untuk mengetahui informasi terlengkap lainnya.

Rekayasa genetika juga sering dijumpai pada perbanyakan tanaman anggrek. Saat ini banyak tanaman anggrek yang langka. Pecinta anggrek memanfaatkan kultur jaringan yang diambil dari biji anggrek. Pembuatan kultur jaringan memerlukan ketelitian dalam hal pegerjaannya. Anda harus benar-benar dalam keadaan steril jika ingin mendapatkan hasil kultur jaringan yang bagus. Tidak jarang, sebelum menjadi kalus atau bakal akar, batang dan daun, sampel tersebut terkena kontaminasi dan mengalami gagal pertumbuhan.

Selain untuk mendapatkan pertumbuhan yang seragam dan kualitas yang seragam, rekayasa genetika juga dilakukan untuk mempercepat pertumbuhan.Contohnya,  bila sebuah tanaman dapat menghasilkan setelah tiga tahun, dengan melakukan rekayasa tanaman tersebut dapat menghasilkan hanya dengan umur dua tahun. Hal ini dapat pula memperpanjang umur ekonomis suatu tanaman. Dalam sebuah usaha pertanian tentu hal ini sangat menguntungkan, karena akan menambah pendapatan dalam sebuah siklus hidup tanaman.

Baca Juga : http://bloggerhook.com/teknologi-penahan-banjir-mulai-mencuat/

Secara garis besar penggunaan rekayasa genetika terhadap tumbuhan merupakan hal yang menguntungkan. Teknologi tepat guna ini merupakan terobosan yang membantu petani atau pelaku bisnis di bidang pertanian.